Cap Jogjakarta sebagai kota pendidikan agaknya sudah mulai pudar, persepsi itu muncul karena Jogjakarta yang selama ini mempunyai suasana belajar mengajar yang baik dan kondusif sudah mulai tergoyahkan. Seperti dengan banyaknya gank-gank di sekolah yang membuat siswa membolos ataupun lingkungan yang sudah tidak mendukung untuk suasana KBM. Dari nilai UAN yang pada tahun-tahun lalu jogjakarta menempati peringkat atas, sekarang sudah mulai tergeser oleh kota-kota lain di indonesia yang mememiliki iklim kondusif, sebut saja kota malang sebagai contohnya. Hal ini dapat kita gunakan sebagai pelecut untuk melakukan evaluasi terhadap diri kita masing-masing untuk membangun dunia pendidikan di jogja menjadi baik kembali.
Semangat!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar